Tempaan Luka di Ambang Fajar
Isi Karya
Hari ini duri merajah telapak kaki,
Luka menganga, perih meresap ke sanubari.
Dunia seolah runtuh di balik kelamnya sepi,
Meninggalkan sisa air mata yang belum mati.
Namun di balik mendung, fajar sedang menanti,
Setiap sayatan adalah baja yang menempa hati.
Pedih ini bukanlah akhir dari sebuah janji,
Melainkan bekal untuk melangkah lebih tinggi.
Esok, jejakku takkan lagi gemetar dalam ngeri,
Kutukar duka menjadi sayap yang menari-nari.
Sebab dari hancurnya kepingan mimpi hari ini,
Aku membangun istana yang berdiri abadi.
Menganalisis konten...
";
try {
const res = await fetch("ai_comment.php?id=" + id + "&type=" + type);
const data = await res.json();
if (data.status === "success") {
container.innerHTML = data.comment;
} else {
container.innerHTML = "Gagal memuat analisis.
";
}
} catch (e) {
container.innerHTML = "Error koneksi.
";
}
}
async function postManualComment(id, type) {
const name = document.getElementById("userCommentName").value.trim();
const content = document.getElementById("userCommentText").value.trim();
if(!name || !content) { alert("Mohon isi nama dan komentar."); return; }
// Simple POST (you would implement a real endpoint for this)
appendCommentHTML({name: name, content: content, time_display: "Baru saja"});
document.getElementById("userCommentText").value = "";
alert("Komentar terkirim!");
}
Diskusi Pembaca