Bayangan di Jendela Waktu Menelusuri Jejak Kata: Mengenal Tokoh-Tokoh Besar dalam Sastra Indonesia Revolusi Estetika: Peran Vital Chairil Anwar dalam Transformasi Puisi Modern Indonesia Nakhoda di Lautan Angkuh Antara Pena dan Wayang: Membedah Sosok Sujiwo Tejo sebagai Sastrawan atau Budayawan? Tiga Pilar Malam Sunyi Remang Sunyi Sang Beludru Menelusuri Jejak Kata: Mengenal Tokoh-Tokoh Besar dalam Sastra Indonesia Tudingan di Atas Riak "Cawan yang Pecah dan Bintang yang Terlarang" Kidung Pelarian di Tengah Cerca Pelabuhan Jiwa Tempaan Luka di Ambang Fajar Nyala Sunyi Tiga Takdir Simfoni Padang Sunyi Ziarah Dalam Kekosongan Sia-sia yang Kupeluk Si Binatang Jalang: Kisah Epik Chairil Anwar dalam Merevolusi Sastra Indonesia Simfoni Dalam Sunyi Khidmat di Ruang Tak Bernama Kelaparan Sang Pujangga Bisu Dialektika di Tepi Cangkir Temu di Lipatan Takdir Irama Pengusir Dosa "Cawan yang Pecah dan Bintang yang Terlarang"

Tudingan di Atas Riak

Tudingan di Atas Riak

Isi Karya

Tudingan di Atas Riak

Aku berdiri di atas cermin biru yang gelisah,
Kaki gemetar, namun telunjukku masihlah gagah.
Menghujat buih yang pecah dipukul amuk angin,
Lupa bahwa aku yang memilih tak memijak tanah dingin.

Wahai ombak, mengapa engkau menari liar?
Tanyaku dengan suara yang penuh benci dan gusar.
Padahal napas langitlah yang meniupkan setiap riak,
Dan aku hanyalah pendosa yang angkuh dan retak.

Menyalahkan arus atas goyahnya sebuah pijakan,
Adalah tipu daya yang enggan mengakui kerapuhan.
Sebab air tak pernah berjanji untuk tetap membatu,
Hanya aku yang terlalu keras kepala menentang waktu.

Diskusi Pembaca

// Comment Logic loadComments(136); async function loadAiReview(id, type) { const container = document.getElementById("aiReviewContainer-" + id); container.innerHTML = "
Menganalisis konten...
"; try { const res = await fetch("ai_comment.php?id=" + id + "&type=" + type); const data = await res.json(); if (data.status === "success") { container.innerHTML = data.comment; } else { container.innerHTML = "
Gagal memuat analisis.
"; } } catch (e) { container.innerHTML = "
Error koneksi.
"; } } async function postManualComment(id, type) { const name = document.getElementById("userCommentName").value.trim(); const content = document.getElementById("userCommentText").value.trim(); if(!name || !content) { alert("Mohon isi nama dan komentar."); return; } // Simple POST (you would implement a real endpoint for this) appendCommentHTML({name: name, content: content, time_display: "Baru saja"}); document.getElementById("userCommentText").value = ""; alert("Komentar terkirim!"); }
Next: 30s
Chat Pemilik