Ziarah Dalam Kekosongan Nakhoda di Lautan Angkuh "Cawan yang Pecah dan Bintang yang Terlarang" Nirwana Bara Diri Menelusuri Jejak Kata: Mengenal Tokoh-Tokoh Besar dalam Sastra Indonesia "Cawan yang Pecah dan Bintang yang Terlarang" Temu di Lipatan Takdir Simfoni Padang Sunyi Antara Pena dan Wayang: Membedah Sosok Sujiwo Tejo sebagai Sastrawan atau Budayawan? Tiga Pilar Malam Sunyi Kidung Pelarian di Tengah Cerca Nyala Sunyi Tiga Takdir Irama Pengusir Dosa Tudingan di Atas Riak Permata di Kain Beludru Sia-sia yang Kupeluk Sisa Sunyi di Sudut Kantor Menelusuri Jejak Kata: Mengenal Tokoh-Tokoh Besar dalam Sastra Indonesia Si Binatang Jalang: Kisah Epik Chairil Anwar dalam Merevolusi Sastra Indonesia Selaras dalam Sunyi Revolusi Estetika: Peran Vital Chairil Anwar dalam Transformasi Puisi Modern Indonesia Dialektika di Tepi Cangkir Remang Sunyi Sang Beludru Tempaan Luka di Ambang Fajar Khidmat di Ruang Tak Bernama

Tirai Kelabu di Balik Kaca

Tirai Kelabu di Balik Kaca

Isi Karya

Di batas kaca yang dingin dan bening,
Malam merangkak, sunyi tergenang.
Ujung sigaret, bara yang menyala,
Menumpahkan asap, lambang lara.

Satu hembusan, nafas dilepas,
Membentuk tirai, perlahan memuai tuntas.
Asap kelabu, berpilin tipis,
Menari sendiri, mencari garis.

Ia meliuk, spiral tanpa arah,
Sebuah bayangan yang kian patah.
Membatasi pandang ke luar jalanan,
Di mana bulan menggantung tanpa janji penyelesaian.

Jendela adalah bingkai, saksi diam,
Tempat pikiran berkelindan kelam.
Asap itu tarian hening dari hati,
Sebuah rindu yang enggan mati.

Tak lama ia bertahan di udara beku,
Terurai, lenyap, memudar tak tentu.
Hanya menyisakan bau tembakau samar,
Di depan jendela, waktu terlempar.

Diskusi Pembaca

// Comment Logic loadComments(119); async function loadAiReview(id, type) { const container = document.getElementById("aiReviewContainer-" + id); container.innerHTML = "
Menganalisis konten...
"; try { const res = await fetch("ai_comment.php?id=" + id + "&type=" + type); const data = await res.json(); if (data.status === "success") { container.innerHTML = data.comment; } else { container.innerHTML = "
Gagal memuat analisis.
"; } } catch (e) { container.innerHTML = "
Error koneksi.
"; } } async function postManualComment(id, type) { const name = document.getElementById("userCommentName").value.trim(); const content = document.getElementById("userCommentText").value.trim(); if(!name || !content) { alert("Mohon isi nama dan komentar."); return; } // Simple POST (you would implement a real endpoint for this) appendCommentHTML({name: name, content: content, time_display: "Baru saja"}); document.getElementById("userCommentText").value = ""; alert("Komentar terkirim!"); }
Next: 30s
Chat Pemilik