Tamu (The Guest House)
Oleh: Jalaluddin Rumi
| Sumber: Mathnawi
Manusia ini adalah sebuah wisma tamu.
Setiap pagi ada kedatangan baru.
Kesenangan, kesedihan, kekejaman, kesadaran sesaat datang sebagai pengunjung yang tak terduga.
Sambut dan hibur mereka semua!
Bahkan jika mereka adalah kerumunan duka, yang dengan kasar menyapu rumahmu kosong dari perabotan,
masih, perlakukan setiap tamu dengan hormat.
Dia mungkin sedang membersihkanmu untuk kesenangan baru.
Versi Asli
This being human is a guest house.
Every morning a new arrival.
A joy, a depression, a meanness, some momentary awareness comes as an unexpected visitor.
Welcome and entertain them all!
Even if they're a crowd of sorrows, who violently sweep your house empty of its furniture,
still, treat each guest honorably.
He may be clearing you out for some new delight.