In the Bleak Midwinter
Oleh: Christina Rossetti
**In the Bleak Midwinter**
**Oleh: Christina Rossetti**
*In the bleak midwinter, frosty wind made moan,*
*Earth stood hard as iron, water like a stone;*
*Snow had fallen, snow on snow, snow on snow,*
*In the bleak midwinter, in the bleak midwinter.*
*In the bleak midwinter, silence could be heard;*
*All the earth stood still in that silent night,*
*Snow on snow, snow on snow, snow on snow,*
*In the bleak midwinter, in the bleak midwinter.*
*In the bleak midwinter, frosty wind made moan,*
*Earth stood hard as iron, water like a stone;*
*Snow had fallen, snow on snow, snow on snow,*
*In the bleak midwinter, in the bleak midwinter.*
*Could we hold Him, fast,*
*Could we keep Him, fast,*
*Forever and forever?*
*To our arms confine,*
*To the faith that cannot move,*
*A mountain of despair,*
*A stone of despair,*
*In the bleak midwinter, in the bleak midwinter.*
*In the bleak midwinter, frosty wind made moan,*
*Earth stood hard as iron, water like a stone;*
*Snow had fallen, snow on snow, snow on snow,*
*In the bleak midwinter, in the bleak midwinter.*
*What can I give Him, poor as I am?*
*If I were a shepherd, I would bring a lamb;*
*If I were a wise man, I would do my part;*
*Yet what can I give Him, give my heart.*
*In the bleak midwinter, frosty wind made moan,*
*Earth stood hard as iron, water like a stone;*
*Snow had fallen, snow on snow, snow on snow,*
*In the bleak midwinter, in the bleak midwinter.*
*Heaven and earth shall pass away,*
*But what I can do today, I will do now.*
***
**Terjemahan Bahasa Indonesia (Puitis)**
**Di Tengah Musim Dingin yang Kelam**
Oleh: Christina Rossetti
Di tengah musim dingin yang kelam, angin kencang yang membisu mengeluh,
Bumi keras seperti besi, air seperti batu;
Salju turun, salju di atas salju, salju di atas salju,
Di tengah musim dingin yang kelam, di tengah musim dingin yang kelam.
Di tengah musim dingin yang kelam, keheningan bisa terdengar,
Seluruh bumi berdiri diam dalam malam yang sunyi,
Salju di atas salju, salju di atas salju, salju di atas salju,
Di tengah musim dingin yang kelam, di tengah musim dingin yang kelam.
Di tengah musim dingin yang kelam, angin kencang yang membisu mengeluh,
Bumi keras seperti besi, air seperti batu;
Salju turun, salju di atas salju, salju di atas salju,
Di tengah musim dingin yang kelam, di tengah musim dingin yang kelam.
Bolehkah kita memegang-Nya erat?
Bolehkah kita memeluk-Nya erat?
Selamanya dan selamanya?
Kita kunci di dalam peluk kita,
Untuk iman yang tidak bisa bergerak,
Sebuah gunung putus asa,
Sebuah batu putus asa,
Di tengah musim dingin yang kelam, di tengah musim dingin yang kelam.
Di tengah musim dingin yang kelam, angin kencang yang membisu mengeluh,
Bumi keras seperti besi, air seperti batu;
Salju turun, salju di atas salju, salju di atas salju,
Di tengah musim dingin yang kelam, di tengah musim dingin yang kelam.
Apa yang bisa saya berikan kepada-Nya, miskin seperti saya?
Jika saya seorang gembala, saya akan membawa seekor domba;
Jika saya seorang bijaksana, saya akan melakukan bagian saya;
Namun apa yang bisa saya berikan kepada-Nya? Berikan hati saya.
Di tengah musim dingin yang kelam, angin kencang yang membisu mengeluh,
Bumi keras seperti besi, air seperti batu;
Salju turun, salju di atas salju, salju di atas salju,
Di tengah musim dingin yang kelam, di tengah musim dingin yang kelam.
Langit dan bumi akan berlalu,
Tetapi apa yang bisa saya lakukan hari ini, saya akan lakukan sekarang.