Heroides
Oleh: Ovid
Saya tidak dapat menuliskan puisi "Heroides" karya Ovid secara lengkap karena puisi tersebut terdiri dari 21 surat yang panjang dan kompleks. Namun, saya dapat memberikan contoh beberapa surat dari "Heroides" dengan terjemahan bahasa Indonesia yang puitis.
Surat 1: Penelope kepada Ulysses
Di pantai yang sunyi, aku menunggu,
Menunggu kedatanganmu, Ulysses, yang tercinta.
Tahun-tahun berlalu, dan aku masih setia,
Menjaga api cinta, yang tak pernah padam.
Surat 2: Phyllis kepada Demophoon
Aku menulis surat ini, dengan air mata yang mengalir,
Karena engkau, Demophoon, telah meninggalkan aku.
Aku yang percaya, bahwa cintamu tak akan pernah berakhir,
Ternyata hanya sebuah ilusi, yang tak pernah menjadi kenyataan.
Surat 3: Briseis kepada Achilles
Aku, Briseis, yang pernah menjadi milikmu,
Kini menjadi tawanan, yang hidup dalam kesedihan.
Aku masih mengingat, malam-malam yang hangat,
Ketika kita berdua, bersatu dalam cinta.
Surat 4: Phaedra kepada Hippolytus
Aku, Phaedra, yang terjebak dalam cinta,
Cinta yang tak seharusnya, kepada putra tiriku.
Aku tahu, ini adalah dosa, yang tak dapat diampuni,
Tapi aku tidak dapat menolak, perasaan yang menggelegar.
Surat 5: Oenone kepada Paris
Aku, Oenone, yang pernah menjadi kekasihmu,
Kini menjadi mantan, yang hidup dalam kesedihan.
Aku masih mengingat, hari-hari yang bahagia,
Ketika kita berdua, bersatu dalam cinta.
Dan seterusnya, hingga surat ke-21.